Friday, February 7, 2014

Sejarah Hari Ini (7 Februari): Debut Yoann Gourcuff

Agen Casino

Yoann Gourcuff, yang pernah dianggap akan meneruskan kejayaan era Zinedine Zidane, memulai debut di Ligue 1 Prancis satu dasawarsa silam.

Gelandang Prancis Yoann Gourcuff memulai kiprah profesionalnya di Ligue 1 Prancis pada 7 Februari, sepuluh tahun silam.

Peristiwa itu terjadi ketika dia tampil sebagai pemain pengganti untuk Rennes pada pertandingan melawan Auxerre. Sayangya, Gourcuff tidak mampu menyelamatkan Rennes dari kekalahan 2-0. Saat menggantikan Cedric Barbosa pada menit ke-77, Rennes sudah tertinggal akibat gol-gol Philippe Mexes dan Bonaventure Kalou.

Pertandingan itu menjadi yang pertama dari sembilan penampilan yang diukir Gourcuff musim 2003/04. Dia sudah bergabung dengan Rennes tiga tahun sebelumnya atau persis ketika ayahnya, Christian, menangani tim yang berlokasi di kawasan Brittany tersebut. Pada 2003, Gourcuff menandatangani kontrak profesional pertama dan kemudian menandai debut pada pertandingan Piala Prancis, Januari 2004.

Penampilan pemain yang waktu itu masih berusia 18 tahun rupanya sangat menjanjikan dan digadang-gadang sebagai bakat baru Prancis. Kepercayaan besar diberikan pelatih Rennes Laszlo Boloni dengan mempercayakan nomor punggung 10 untuk Gourcuff pada musim 2005/06. Fans berdecak kagum, inikah penerus kejayaan Zinedine Zidane?


www.sbo338.com

Potensi itu seakan kian nyata setelah Gourcuff setuju pindah ke AC Milan dengan kontrak berdurasi lima tahun. Milan mengalahkan banyak saingan klub top Eropa, antara lain seperti Valencia, Arsenal, dan Ajax Amsterdam. Sayangnya, kiprah Gourcuff di Milan tidak begitu cemerlang hingga akhirnya dipinjamkan ke Bordeaux pada 2008.

Proses adaptasi menjadi kendala utama bagi Gourcuff untuk tampil pada performa terbaik bersama Rossoneri. Bahkan kapten Paolo Maldini melayangkan kritik. "Masalahnya di tingkah lakunya. Dia tidak cerdas dalam mengatur diri sendiri. Ketika bermain di sini, dia tidak mau berbaur dengan pemain lain. Dia tidak langsung belajar bahasa Italia," ujar Maldini dalam wawancara dengan L'Equipe pada 2010.

Namun, Gourcuff menjalani periode terbaik dalam kariernya semasa bersama Bordeaux. Sebanyak empat gelar dipersembahkannya untuk Les Girondins, seperti Trophee des Champions, Piala Liga, dan mahkota Ligue 1. Di tataran individual, Gourcuff meraih penghargaan sebagai pemain terbaik liga, gol terbaik, masuk tim impian liga, serta dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Prancis 2009.

Tidak lantas berarti pintu Milan kembali terbuka untuknya. Klub Italia itu tetap resisten mempertahankan Gourcuff sehingga akhirnya Olympique Lyon melayangkan tawaran. Hasilnya, Gourcuff pun setuju bergabung ke Lyon awal musim 2010/11. Hingga kini, dengan segala naik turun performa plus hantaman cedera, Gourcuff telah mencatat lebih dari 100 penampilan untuk Les Gones.


www.sbo338.net

No comments:

Post a Comment